DONASI UNTUK RAHMA #2

February 2 2012, 5:18 AM  by Adisa Soedarso

Halo teman-teman maaf, saya baru bisa share lagi, setelah kemarin saya bertemu dengan Rahma. Di sini saya mau sharing perjumpaan saya dengan Rahma dan keluarganya serta akan saya informasikan daftar donatur yang telah memberikan bantuan untuk biaya pengobatan dan kesembuhan Rahma.

Jadi, saya berencana untuk mengunjungi Rahma ke rumahnya yang berlokasi di Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor pada hari Sabtu bersama dengan admin Jatinangorku. Namun, teman kampus saya, Yogi Banavinto bertanya kapan rencananya mau mengunjungi Rahma. Saya jawab saja hari Sabtu karena admin @jatinangorku bisanya hari Sabtu. Kemudian, dia menimpali, kenapa tidak lusa saja (perbincangan pada hari Selasa, 31 Januari 2012) dan pada saat itu juga saya bertanya pada admin jatinangorku, apakah saya bisa mendatangi rumah Rahma, pada hari Kamis. Akhirnya, saya dipersilakan untuk mengunjungi Rahma pada hari Kamis, akhirnya saya sepakat dengan Yogi.

Selang beberapa waktu kemudian, teman saya Reta, bbm saya untuk menanyakan kapan saya datang ke rumah Rahma. Saya jawab hari Kamis, kemudian Reta bertanya, kenapa engga hari Rabu? Saat itu saya berpikir “Oh boleh juga”. Sayapun bbm Reta, untuk menyetujui usulan Reta tapi harus me-reschedule dengan Yogi yang telah sepakat duluan pada hari Kamis. Alhamdulilah akhirnya Yogi setuju untuk ke rumah Rahma pada hari Rabu, jam 9 pagi.

Saya janjian dengan Reta di Jatinangor diantara depan bank BNI dan Mandiri. Tapi saat itu Yogi sulit dihubungi dan kita berdua memutuskan untuk berangkat saja berdua. Sebenarnya, kita tidak tau dengan pasti alamat jelas Rahma. Kita hanya bermodal alamat yang didapat dari koran dan informasi yang kita gali dari tukang ojek.

Kita sempat muter-muter sekitar Rancaekek dan tidak menemukan alamat kita cari. Setelah lama mengelilingi wilayah komplek Abdi Negara, kita kembali ke Kantor Desa Cipacing untuk melihat data penduduk. Setelah kita jelaskan dan deskripsikan mengenai Rahma dan Pak Yayan Taryana selaku ayahnya, akhirnya kita mendapatkan titik cerah. Bapak yang berada di Kantor Desa tersebut kemudian memberikan nomor handphone Ibu Rosita, adik kandung dari Pak Yayan Taryana. Ibu Rosita adalah pengurus Posyandu di Desa Cipacing. Kemudian atas bantuan Bapak ojek, kita menemukan lokasi Posyandu tersebut. Namun, ternyata Bu Rosita sedang tidak berada di tempat.Tetapi tetangga Bu Rosita memberikan informasi bahwa saat ini Rahma sedang berada di RS Boromeus. Pada saat itu juga, saya, Reta, dan Yogi memutuskan untuk berangkat ke RS Boromeus. Dalam perjalanan menuju RS Boromeus, saa menghubungi Ibu Rosita untuk mengetahui Rahma dirawat di ruangan mana. Rahma dirawat di Gedung Irene Lantai 2. Setelah kita sampai di DU, kita sempat beristirahat sejenak di Masjid Unpad DU, mengingat pada saat itu waktu menunjukkan pukul 12.30, kemungkinan belum masuk waktu jenguk. Setelah kita sholat dzuhur, kita memutuskan untuk membeli sedikit buah tangan yang kita hadiahkan untuk keluarga Rahma.

Setelah sampai di RS Boromeus dan Gedung Irene Lantai 2, kita bertemu Bapak Satpam yang sedang berjaga dan menanyakan apakah ada pasien yang bernama Rahma berasal dari Desa Cipacing, alhamdulilah kita dipandu oleh Bapak tersebut untuk bertemu Rahma. Ahhhh, pada saat itu entah bagaimana perasaan saya, meilhat gadis kecil nan cantik yang harus diuji kesabarannya oleh Allah Swt. Ini dia saya berikan fotonya untuk teman-teman.

FOTO

Saya, Reta, dan Yogi kemudian berbincang banyak dengan Ibu, panjang sekali perbincangan antara kita bertiga dengan ibunda Rahma. Secara singkat, Rahma sudah menderita tidak memiliki anus sejak lahir. Dia BAB dengan menggunakan saluran pipis dan setiap hendak BAB dia pasti menangis menahan sakit. Ayah Rahma hanya seorang buruh dan penjual kerajinan khas Cipacing. Keluarga Rahma tergolong pada keluarga miskin. Sungguh itu hanya dalam balutan kulit saja, saya meyakini mereka adalah keluarga kaya yang ikhlas dan penuh kesabaran menghadapi hidup. Yang selalu bersandar pada kekuatan Allah SWT. 

Alhamdulilah doa Ayah dan Ibunda Rahma didengar oleh Allah SWT. Rahma dibawa oleh seorang pengusaha yang berhati mulia untuk membantu membiaya operasi Rahma. Tidak hanya itu, ternyata biaya operasi Rahma pada tahap pertama dibiayai oleh Sekjen Kodam dan ada dana bantuan dari Dinkes Sumedang.

Yah, Rahma harus menjalani 2 tahap operasi. Yang pertama adalah upaya membersihkan dan mengeluarkan kotoran yang ada pada perut Rahma dan yang kedua adalah operasi pembuatan saluran pengeluaran/ anus. Rahma telah menjalani operasi tahap pertama dan untuk menjalani operasi tahap kedua, berat badan Rahma harus mencapai 9-11 kg. Saat ini berat badan Rahma hanya sekitar 5 kg. Keluarga Rahma harus menunggu keputusan dokter untuk memulangkan Rahma terlebih dahulu ke rumah. Setelah berat badan Rahma naik mencapai 9-11 kg, ia akan dibawa kembali ke RS Boromeus untuk menjalani operasi selanjutnya. 

Rahma, gadis cilik yang cantik, ia senang sekali bermain. Saya berharap bagi teman-teman di sini, bilaman memiliki waktu senggang saya sarankan untuk membesuk Rahma. Ia sangat butuh teman bermain dan bercanda. Berikanlah waktu teman-teman semua untuk berbagi dengan saudara-saudara kita yang secara materi mungkin kurang dari kita. Namun sungguh, mereka ada

FOTO

orang-orang hebat yang banyak memberikan pelajaran hidup kepada kita untuk senantiasa bersyukur dalam tiap jengkal perjalanan hidup kita.

Saya masih berharap teman-teman semua dapat menyisihkan uang jajan kalian untuk berdonasi pada Rahma. Donasi Untuk Rahma #DonasiUtkRahma masih kami tunggu. Informasi lengkap ada pada twitter saya @adisasoedarso atau @jatinangorku. 

Biaya yang sudah dikeluarkan pada operasi tahap pertama kurang lebih 20 juta dan kemungkinan untuk operasi tahap 2 akan memakan biaya yang lebih besar. Sungguh uluran tangan teman-teman semua sangat kami butuhkan. Untuk teman-teman donatur yang telah berbagi, saya sangat berterima kasih sekali dan senantiasa mendoakan agar amal ibadah dan budi baiknya dibalas berlipat ganda oleh Allah SWT.

Saya sangat mengharapkan doa dan support dari teman-teman semua agar Rahma cepat pulih dan dapat menjalankan kehidupannya dengan normal.

Insya Allah setelah semua dana terkumpul cukup banyak, akan kami berikan kepada pihak keluarga. Bagi teman-teman yang ingin berpartisipasi silakan hubungi saya, kontak melalui twitter @adisasoedarso. Jangan lupa untuk terus pantau informasi selanjutnya mengenai penyembuhan, pemulihan pasca operasi serta  informasi donatur, ataupun penyerahan dana bantuan kepada Rahma. 

Semoga Allah merahmati kalian semua. 

Jazaakumullahu khoiron🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s