Nabi Muhammad SAW Melindungi Sebuah Biara

Artikel diambil dari website : http://wisata.kompasiana.com/jalan-jalan/2014/02/02/biara-ini-dilindungi-nabi-muhammad-saw-st-catherine-monastery–630538.html

 

Tahukah anda bahwa Nabi Muhammad SAW pernah menulis dekrit dalam sebuah piagam untuk melindungi biara St. Catherine Monastery dan biarawan di dalamnya? Piagam asli saat ini disimpan di musium Topkapi di Turki, sementara salinannya disimpan di St. Catherine Monastery.

Adapun menurut dekrit tersebut, perlindungan terhadap biara dan larangan merusak rumah ibadah orang Kristen berlaku hingga akhir jaman dan wajib ditaati oleh seluruh pengikut Muhammad SAW. Isi dekrit tersebut telah saya tulis dalam tulisan saya: Surat Dari Nabi Muhammad Kepada Biarawan di St. Catherine’s Monastery. *

Adapun biara ini, dipercaya dahulu sebagai lokasi dimana Allah menampakkan diriNya kepada Musa dalam bentuk api di sebuah semak. Lalu, di lokasi tersebut dibangun sebuah biara.

Saya beruntung dapat mengunjungi St. Catherine Monastery, yang hingga saat ini masih ada. Sebuah perjalanan yang menakjubkan bagi saya. Ketidak sengajaan yang mengagumkan, karena tidak ada dalam agenda saya untuk mengunjunginya.

Perjalanan awal dimulai dari puncak gunung Sinai. Saya bermalam di puncak gunung, di lokasi dimana diperkirakan Musa menerima 10 perintah Tuhan. Setelah matahari terbit,saya menuruni gunung dengan jalan kaki, menempuh perjalanan 6 km ke kaki gunung Sinai. Namun saya ketinggalan bis yang pertama. Sehingga saya harus menunggu.

Di dekat saya menunggu, ada sebuah biara yang berpagar tinggi. Saya menaiki bukit untuk memotretnya.

“ Ini St. Catherine Monastery” kata Jamal, pemandu saya.

“What??!!”

“St. Catherine Monastery” katanya lagi.

Wow! Saya takjub sekali. St. Catherine Monastery ?? Saya benar-benar berada di St. Catherine Monastery gara-gara ketinggalan bis?? Jadi ini biara yang dikirimi dekrit oleh Nabi Muhammad SAW itu ?? Saya benar-benar takjub.

Ayo kita lihat ke dalam..

1391274488562818652

Di seberang St. Catherine Monastery, ada bukit. Di situ tinggal biarawan yang menjaga St. Catherine Monastery. Hanya ada satu biarawan yang tinggal di situ. Dia rajin menanam pohon. Entah bagaimana caranya dia menanam di gunung batu. Entah darimana dia dapat air.

.

13912745272014957898

Memasuki halaman St. Catherine Monastery. Ada banyak pohon zaitun tua di sini.

.

1391274564471328254

Daun dan buah zaitun seperti ini.

 

.

13912746031794769278

Pintu masuk biara. Masih tutup untuk umum. Saya tiba di sini jam 6 pagi. Kepagian.

13912746441944167455

.

13912746731710650293

.

13912747032138526444

Duduk-duduk di halaman biara, pemandangan pebukitan sinai sungguh indah.

.

13912747341706559307

Ini Jamal. Orang Badui yang mendampingi saya selama perjalanan turun gunung. Dia baik sekali, mau menggandeng saya di lengannya, agar saya tidak terpeleset di bebatuan, sambil sesekali berteriak.. “Ladies and gentlemen, I introduce you Mr and Mrs Jamal.. “ haha..

Selain berbahasa Inggris, Jamal fasih berbahasa Rusia.

.

1391274768732805114

Bis katanya sudah datang. Namun untuk sampai ke bis, kita harus naik taksi ini yang muat untuk 5 penumpang, menempuh perjalanan 10 menit naik taksi.

.

Sungguh, saya sangat beruntung bisa mengunjungi St. Catherine Monastery. Tempat dimana Nabi Muhammad SAW menyampaikan dekrit perlindungan terhadap umat Kristen dan larangan merusak gereja.

.

– Esther Wijayanti –

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s