Merawat Disiplin, Menumbuhkan Kebebasan

lydialycalya

Sebab tahun baru, maka resolusi. Lagu lama, album baru.

Penelitian Universitas Scranton di Amerika Serikat menemukan bahwa 40% warga AS membuat resolusi tahun baru[1]. Sayangnya, hanya 8% yang berhasil melaksanakannya.

Kok bisa?

Universitas Scranton menawarkan dua sebab. Pertama, resolusi terlalu ekstrem dan rumit. Kedua, resolusi terlalu abstrak. Akibatnya, orang sudah keburu kewalahan. Resolusi ditunda terus. Tak terasa, setahun penuh sudah habis dan tahun baru datang.

Kita tidak bermaksud seperti itu, kan? Dengan niat dan semangat, kita membuat resolusi untuk menempuh perjalanan baru di tahun 2015. Masih ada sembilan bulan lebih yang harus kita jalani. Berikut yang bisa kita lakukan, jika ingin perjalanan hidup lebih bermakna.

Pertama, luangkan waktu tenang. Kemudian ambillah alat tulis dan duduklah.Pikirkan hal-hal yang ingin kita lakukan tahun ini. Tuliskan dan kategorikan ke dalam berbagai area kehidupan kita: keluarga, keuangan, karier, hobi, kesehatan, dan aspek-aspek penting lain. Tandai mana yang prioritas dalam tiap aspek. Lalu, tulis…

View original post 654 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s